Sigmund Freud dan Teori Psikoanalisis

Terlepas dari segala pro kontra teori ini, Psikoanalisis harus diakui sebagai bagian penting dari kekayaan dunia Psikologi modern. Dan ketika kita mulai menjelajahi “jiwa” teori ini maka kita akan menemukan bahwa teori ini tak dapat dilepaskan dari peran seorang Freud, meski sebenarnya dia bukanlah orang yang pertama mengemukakan teori kepribadian yang berkaitan dnegan alam bawah sadar ini, Melalui eksperimen panjang dan melelahkan, Freud akhirnya berhenti pada sebuah kesimpulan bahwa kehidupan individu sebagian besar dikuasai oleh alam bawah sadarnya, sehingga tingkah laku individu banyak didasari oleh hal-hal yang juga tak disadari, seperti keinginan, impuls atau dorongan. Keingan atau dorongan yang ditekan akan tetap hidup dalam alam bahwa sadar dan sewaktu-waktu akan menuntut untuk dipuaskan.

 

Freud mengembangkan teknik Psikoanalisis sebagai suatu metode penyembuhan penyakit kejiwaan, dan dia merumuskan teori tentang struktur pribadi manusia yang kemudian dikembangkan menjadi sebuah teori psikologi yang bersangkutan dengan rasa cemas, mekanisme mempertahankan diri, rasa tertekan, sublimasi dll. Freud mungkin paling terkenal dalam hal pengusulan gagasan bahwa gairah seksual yang tertekan seringkali menjadi penyebab penting dalam hal penyakit jiwa atau neurosis. Dia juga menunjukkan bahwa gairah seksual dan nafsu seksual bermula saat masa kanak-kanak dan bukannya pada saat dewasa. 

 

Psikoanalisis

Psikoanalisis sampai saaat ini dianggap sebagai salah satu gerakan revolusioner di bidang psikologi yang dimulai dari satu metode penyembuhan penderita sakit mental, hingga menjelma menjadi sebuah konsepsi baru tentang manusia. Hipotesis pokok psikoanalisis menyatakan bahwa tingkah laku manusia sebagian besar ditentukan oleh motif-motif tak sadar, sehingga Freud dijuluki sebagai bapak penjelajah dan pembuat peta ketidaksadaran manusia.

 

Ada tiga orang yang dianggap sangat berpengaruh tehadap pemikiran Freud selanjutnya, yaitu: Franz Anton Mesmer, menemukan teori mesmerisme yang selanjutnya oleh James Braid diistilahkan sebagai hipnotisme, Philippe Pinel, yang mengubah jalan pemikiran kita terhadap penyakit mental dan bagaimana memperlakukannya, dan yang terakhir adalah Jean-Martin Charcot, yang sering dianggap sebagai bapak neurologi.

 

Alam Sadar, Alam Pra-Sadar dan Alam Bawah Sadar

 Dalam teori tentang alam sadar (conscious mind), Freud menjelaskan bahwa alam sadar adalah segala sesuatu yang disadari oleh manusia pada saat-saat tertentu, penginderaan langsung, ingatan, pemikiran, fantasi dan perasaan yang dimiliki manusia. Terkait dengan alam sadar ini adalah apa yang dinamakan oleh Freud sebagai alam pra-sadar, yaitu segala sesuatu yang yang dengan mudah dipanggil ke alam sadar, seperti kenangan-kenangan yang walaupun tidak Anda ingat ketika Anda berfikir, tetapi dapat dengan mudah dipanggil lagi, atau seringkali disebut sebagai “kenangan yang sudah tersedia” (available memory). Tidak ada masalah dengan dua lapisan ini, namun Freud mengatakan ahwa keduanya adalah bagian terkecil dari pikiran.

 

Adapun bagian terbesarnya adalah alam bawah sadar (unconscious mind). Bagian ini mencakup segala sesuatu yang sangat sulit dibawa ke alam sadar, seperti nafsu dan insting kita serta segala sesuatu yang masuk ke dalamnya karena kita tidak mampu menjangkaunya, seperti kenangan pahit atau emosi yangterkait dengan trauma. Freud berpendapat bahwa alam bawah sadar adalah sumber dari motivasi dan dorongan yang ada dalam diri kita, apakah itu hasrat yangs ederhana seperti makanan atau seks, daya-daya neurotik, atau motif yang mendorong seorang seniman atau ilmuwan berkarya. Namun anehnya, menurut Freud, kita sering terdorong untuk mengingkari atau menghalangi seluruh bentuk motif ini naik ke alam sadar. Oleh karena itu, motif-motif itu kita kenali dalam wujud samar-samar.

 

Konsep alam bawah sadar Freud sering didera kritik. Kalangan behavioris, humanis dan eksistensialis oercaya bahwa:

  1. Dorongan-dorongan dan persoalan-persoalan yang dikaitkan dengan alam bawha sadar ternyata lebih sedikit dari perkiraan Freud,
  2. Bahwa alam bawah sadar ternyata tidak serumit dan sekompleks yang dibayangkan Freud. Sebagian psikolog masa kini mengartikan alam bawah sadar dengan apa pun yang tidak perlu atau tidak ingin kita lihat. Bahkan ada teoritikus yang tidak menggunakan konsep alam bawah sadar ini sama sekali.

 

 

About these ads
Explore posts in the same categories: Psikologi

Tag: , , , , , ,

You can comment below, or link to this permanent URL from your own site.

28 Komentar pada “Sigmund Freud dan Teori Psikoanalisis”

  1. hmcahyo Says:

    pernah belajar NLP (neuro lingusitic programing) yang jadi dasar quantum learning?

    gimana pendapat mbak yeni?

  2. hmcahyo Says:

    pernah belajar NLP (neuro lingusitic programing) yang jadi dasar quantum learning?

    gimana pendapat mbak yeni?

    kalo mau saya ada banyak ebook 1 DVD mulai princess to frog sampai yang terbaru :)

    tapi in english :D

  3. validconsulting Says:

    Pesen buat mbak Yenni nanti kami sampaikan, Mas Cahyo…tapi nampaknya tidak bisa segera karena mbak Yenni nya lagi kena gejala tipes:( …. disuruh istirahat malah keluyuran terus sih

    Tentang NLP, ini kata si bapak yang dibelakang saya, yang kebetulan basic nya kependidikan…katanya dia tahu tentang NLP…jika Mas Cahyo berkenan, bisa dikirimkan ebook nya…dengan senang hati kami akan pelajari. Bagi-bagi ilmu kan ladang ibadah, kan Pak :) ? Dalam bahasa inggris tidak apa-apa lha wong setiap hari kami bergulat dengan ebook, texbook dan jurnal-jurnal berbahasa asing kok mas :)

    Terima kasih atas kedatangannya, mas Cahyo. Sebuah kehormatan bisa mengenal Njenengan. Oia, Mas Cahyo guru kah?

  4. hijri Says:

    hallo..sekarang saya sedang membuat skripsi dengan menggunakan psikoanalisis sigmund Freud dengan bahan yang menitik beratkan pada masalah kepribadian ganda,nah yang mau saya tanyakan,,

    1.kira2 dalam buku apa ya,yang teori tentang alam bawah sadar sigmund frued dijelaskan lebih lengkap dan detail..

    2.sebenarnya kepribadian ganda ada tidak sih dalam teori psikoanalisa sigmund freud.dan klo memang tidak ada kira2 tau ga siapa yang membahas ttg kepribadian ganda pertama kali.karena selama ini saya sudah pusing mencari kemana2,,ttg teori kepribadian ganda.

    maaf ya klo pertanyaan saya terlalu byk,,krena saya saat ini dalam keadaan benar2 membutuh informasi ttg yg saya tanyakan diatas,,,terimakasih..

  5. mawarputih23thewhiterose Says:

    Saya sedang jalan-jalan di dunaia maya cari info tentang apa sih yang dinamakan Kepribadian Ganda? Dan mampirlah saya di beranda ini. Saya suka lihat film tentang hal tersebut. Ini sesuatu yang menarik walau saya tidak terlalu mengerti bagaimana hal tersebut bisa terjadi kepada seseorang dan bisa memberikan dampak yang besar pada perkembangan kejiwaannya. Apakah setiap orang berpotensi demikian?

    erimakasih and keep the good work :)

  6. Dhea Says:

    ehm, aku lagi disuruh ni ma dosenku buat analisis film Confensions of Shoppaholic, menurut temend” apa sich yang menyangkut film itu dengan teori psikoanalisis Sigmund Freud????

  7. wanie Says:

    tolong crikan sye tntang id,ego n superego…dalam teori psikoanalisis…..xjmpe la

  8. ema Says:

    agak telat nih saya :D
    aku udah kelar bikin skripsi Psikoanalisis dalam Film Chicago
    pake bukunya gilian rose….
    menarik….hanya aja sedikit beda sama Psikoanalisis di ilmu psikologi
    dan aku ga menempatkan diri meneliti aktor dalam film (cerita dan aktornya) tapi lebih pada menyanggah teori bahwa posisi perempuan membutuhkan laki-laki untuk “terdefinisi”
    in this movie, tak ada “tatapan laki-laki” yang mendefinisikan perempuan menurut mereka…. :)

  9. bintan Says:

    nanya dooonk… ada hubungannya gak si antara otak tengah dengan alam bawah sadar manusia?? referensi apa ya yang harus. sy punya?? saya lagi mw skripsi mengenai otak tengah.. duuuh malah otak ku yang pusing …………. makasiiiiiiiiiiii

  10. Sasa Says:

    Freud menggunakan teori seksual untuk menutupi kelemahannya dan untuk menegakkan dogma psikoalisanya yang telah dilawan oleh pengikutnya sendiri: Jung, silahkan baca:

    http://forget-hiro.blogspot.com/2010/04/mengapa-sigmund-freud-begitu-menekankan_25.html

  11. BK SMP Muhammadiyah I Jombang Says:

    bagus sekali

  12. BK SMP Muhammadiyah I Jombang Says:

    secara global kami sangat kagum dengan freud…kami memandang psikoanalisis bukan sebagai isu pemikiran kontroversial…namun kami memandang sebagai pengayaan keilmuan dan motivasi bagi kami untuk selalu meneliti dan meneliti permasalahan – permasalahan yang dialami klien kami…. maju terus psikologi…..
    (bhekasmpmuhijo.blogspot.com)

  13. sani Says:

    makasih tulisannya saya izin untuk membaca dan serta menggunakan dalam menyelesaikan tugas…

  14. Jessy Says:

    saya minta izin untuk menggunakan pembahasan ini dalam skripsi saya mengenai psikoanalisis ^^ terimakasih

  15. utami tami Says:

    tahapan perkembangannya mana nih gan? lagi butuh buat tugas psikologi perkembangan :(

  16. gumono smk muhammadiyah kudus Says:

    anak kls xi tsm smk muh tugas nya mempelajari PA,Sigmund Frued


  17. boleh bwt refrensi pembelajaran saya , trimakasi ..

  18. Elisa Riski Says:

    nanya donk…
    ada pesan kematian yang mengatakan bahwa yang bersangkutan akan hidup kembali bersama keluarganya. itu menjadi kenyataan.
    masuk teori apa ya..mksh

  19. ichilyta Says:

    boleh tanya ga, ini daftar pustakanya ada ga? biar jadi referensi. makasih :)

  20. awanis Says:

    sy da buntu x thu nk wt cam mane lg tentang kemukakan teori yg tlh diasaskan oleh sigmund freud ……(pengenalan,isi2,perbincangan,kesimpulan n rujukan)

  21. validconsulting Says:

    Boleh mbak yohanna….Smoga sukses !!!!

  22. validconsulting Says:

    ikut bangga..teman-teman smk muh sudah mempelajari teori sigmund freud

  23. validconsulting Says:

    Silahkan saja, dengan senang hati…semoga bisa membantu skripsi mbak jessy

  24. validconsulting Says:

    Silahkan saja…semoga dapat membantu menyelesaikan tugasnya..

  25. validconsulting Says:

    amin..semoga smp muhammadiyah 1 jombang..juga terus maju…amin


  26. […] bagaimana hal itu menjadi tertanam dalam pemikiran saya. Tentang Freud, bisa dilihat sekilas di sini. Saya memiliki keyakinan bahwa ketidaksadaran manusia sebenarnya mengendalikan […]


Berikan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s


Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.

%d blogger menyukai ini: