PEMASARAN INTERNASIONAL

Sebelum suatu perusahaan memasuki pasar internasional, perlu diketahui beberapa indikator sosial, ekonomi dan politik negara yang akan menjadi pangsa pasar kita dengan menggunakan alat ukur seperti : Angka Index Kepercayaan (CI=Confidence Index), GNP per kapita, Persentase tabungan dari PDB, inflasi CPI(Consumers Price Index), Utang luar negeri, dan PDB per kapita. Selanjutnya Perusahaan tersebut mempertimbangkan faktor-faktor yang lebih khusus dengan analisis SWOT.

Secara umum ada 4 macam cara masuk ke pasar internasional, yaitu : Dengan ekspor langsung maupun tidak langsung, Cara lisensi, Kerjasama, dan dengan Investasi langsung. Sebelum memilih cara yang akan digunakan perlu dilakukan analisis yang mendalam.

1. Daur Hidup Produk Internasional

Yaitu dimulai pada saat pasar asing memberi kesempatan kepada produsen domestik untuk memperpanjang daur hidup produknya setelah permintaan domestik jenuh dan diakhiri dengan keadaan di mana perusahaan asing dapat membuat produk yang sama dengan biaya yang lebih murah serta kualitas yang lebih baik dan meluncurkanya dipasar domestik. Daur hidup produk internasional dibagi menjadi 4 tahap :

Tahap I

Adanya kekuatan ekspor, misalnya produk batik indonesia di ekspor ke luar negeri

Tahap II

Produk asing yang sejenis mulai bermunculan dan mulai produksi di dalam negerinya sendiri.

Tahap III

Produk asing tersebut telah menjadi pesaing bagi produk yang di ekspor.

Tahap IV

Produk impor mulai berdatangan, ke Indonesia dengan harga yang lebih terjangkau dan kualitas yang lebih baik, sehingga menjadi pesaing berat bagi produk buatan.

2. Program Bauran Pemasaran Internasional

a. kebijakan Produk

Minimal ada 3 pilihan bagi pemasar jika ingin memasuki pasar asing, dalam hal produk yang akan dijual :

–          Produk sama dengan yang dijual di dalam negeri.

–          Produk telah disesuaikan dengan selera pasar asing tersebut.

–          Membuat produk baru.

b. Kebijakan Harga

Ada 3 alternatif kebijakan harga di pasar global :

–          Kebijakan yang menetapkan bahwa harga produk ditetapkan sama di seluruh dunia.

–          Kebijakan yang menetapkan bahwa harga produk ditetapkan atas kebijakan cabang di luar negeri.

–          Kebijakan yang menetapkan bahwa harga produk ditetapkan oleh kantor pusat untuk masing-masing negara.

c. Kebijakan Distribusi

Terbagi atas 3 kelompok :

–          Pemakaian salesforce yang dikelola oleh divisi internasionalnya.

–          Pemakaian perantara negara yang hanya bertugas mengantar barang masuk ke suatu negara.

–          Pemakaian perantara asing untuk menyalurkan produk sampai pada konsumen di negara yang bersangkutan.

d. Kebijakan Promosi

Perusahaan dapat menerapkan strategi promosi yang sama dengan strategi yang diterapkan di dalam negeri atau mengubahnya agar sesuai dengan kondisi di pasar asing.

3. Hambatan

Hambatan dalam perdagangan internasional dikelompokkan dalam 2 bagian yaitu, hambatan berupa tarif dan nontarif. Tarif merupakan pajak yang dikenakan pada barang yang dikirim secara internasional berupa tarif ekspor dan tarif impor. Sedangkan hambatan nontarif dapat dikelompokkan menjadi 2 macam, yaitu : Pertama yang berpengaruh langsung terhadap harga (seperti subsidi, bea cukai dan manipulasi nilai tukar mata uang asing). Kedua, usaha-usaha pengendalian kuantitas barang seperti kuota dan embargo.

Supaya perdagangan internasional dapat terjaga dan ditingkatkan kualitasnya, maka banyak dibentuk lembaga dunia yang berkaitan dengan hukum internasional, seperti General Agreement Tariffs and Trade (GATT), Internasional Monetary Fund (IMF) dan World Bank.

Referensi :

Umar Husein. 2002. Riset Pemasaran dan Perilaku Konsumen. Jakarta. Gramedia Pustaka Utama

Explore posts in the same categories: Pemasaran

Tag: , , ,

You can comment below, or link to this permanent URL from your own site.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s


%d blogger menyukai ini: